ger
Program Ungulan Literasi

PROGRAM UNGGULAN LITERASI SEKOLAH

1. Gerakan 10 Menit Membaca Al-Quran dan Terjemah

  • Deskripsi: Siswa membaca Al-Qur’an sebelum kegiatan belajar dimulai.
  • Target: Seluruh siswa dan guru.
  • Jadwal: Setiap hari Senin–Sabtu.

2. l

Tujuan:

  • Menumbuhkan budaya membaca, berpikir kritis, dan keterampilan menulis melalui kegiatan literasi rutin yang terintegrasi dengan pencatatan dan publikasi karya siswa

 

Isi Program:

  • Nama Kegiatan: Literasi Pekanan (Jum’at atau Sabtu Literasi)
  • Waktu Pelaksanaan: Setiap hari Jumat atau Sabtu, sesuai jadwal sekolah
  • Peserta: Seluruh siswa (bergilir antar kelas)
  • Pembacaan karya literasi oleh siswa: Puisi, Cerpen, Kisah inspiratif, Artikel motivasi islami
  • Setelah kegiatan membaca, siswa membuat rangkuman atau refleksi pribadi. Dicatat dalam Buku tulis
  • Rangkuman tersebut diketik ulang oleh siswa, lalu dikompilasi dalam Catatan Literasi Digital Sekolah.
  • Setiap akhir bulan, guru literasi memilih beberapa rangkuman terbaik.
  • Karya unggulan ditampilkan di: Website sekolah, Media sosial, Buletin bulanan

3. Pojok Baca Kelas & Digital Reading Corner

Isi Program:

  • Pembuatan rak buku mini di setiap angkatan kelas
  • Koleksi buku bergilir antar kelas setiap bulan
  • Akses QR code ke koleksi bacaan digital (jika memungkinkan)

 

🏆 Lomba Pojok Baca Terbaik

  • Kriteria: Kreativitas dekorasi, kebersihan, kenyamanan, dan keaktifan siswa
  • Reward: Piagam, hadiah literasi, dan publikasi dalam Buletin Sekolah

4. Kelas Menulis dan Bedah Buku

  • Workshop menulis kreatif bersama guru, penulis lokal/nasional.
  • Bedah buku fiksi/nonfiksi dan berbasis tokoh inspiratif.
  • Target: Per kelas minimal 1x per semester.

5. Pembuatan Buletin Sekolah (Bulanan)

  • Nama Buletin: Al-Multazam Insight “Inspirasi Santri, Gema Harapan Transformasi”
  • Konten: Karya siswa (puisi, cerpen, artikel), profil guru/siswa inspiratif, resensi buku, info sekolah, dll.
  • Diterbitkan setiap bulan, baik dalam versi cetak maupun PDF.

6. Penerbitan Majalah Sekolah (Tahunan)

  • Nama Majalah: Al-Multazam Inspiration “Integritas Optimisme Transformasi dan Inovasi”
  • Konten: Kumpulan karya unggulan siswa/guru, dokumentasi kegiatan tahunan, esai pendidikan, opini santri/siswa, karya ilustrasi, kolom motivasi.
  • Format: Cetak berwarna atau e-magazine.
  • Dicetak akhir semester genap dan dibagikan saat penerimaan rapor.

7. Majalah Dinding Sekolah (Mading Pekanan)

 

  • Pembuatan Mading dinding oleh siswa setiap pekan.

  • Tema bergilir: puisi, cerita pendek, fakta unik, tokoh inspiratif, info edukatif, literasi digital, dll.

  • Setiap kelas bergiliran menjadi tim redaksi mingguan.
    Tujuan: Menumbuhkan rasa kepemilikan dan ekspresi kreatif siswa secara kolektif.
    Lokasi: Area strategis di lorong sekolah.
    Jadwal: Diupdate setiap hari Senin.

 

8. Pameran Literasi dan Festival Buku

  • Pameran karya tulis siswa, ilustrasi, poster, dan mini drama.
  • Kerja sama dengan penerbit lokal untuk bazar buku.
  • Kolaborasi dengan Pameran Karya P5 dan Karya Santri & Guru
  • Waktu: Akhir tahun pelajaran atau bertepatan dengan Hari Buku Nasional (17 Mei).

9. Duta Literasi dan Mentor Membaca

  • Pemilihan siswa yang aktif dalam kegiatan literasi sebagai role model dan mentor teman membaca.
  • Diberikan pin atau sertifikat Duta Literasi Sekolah.

10. Program Zoom Meeting dengan Orangtua

  • Meningkatkan sinergi sekolah dan keluarga dalam pembiasaan membaca.
  • Menampilkan Karya Santri dalam Pembuatan Buletin dan Majalah

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait